Minggu, 08 November 2015

HIDUP DAN DIPIMPIN OLEH ROH KUDUS

HIDUP DAN DIPIMPIN OLEH ROH KUDUS

Tidaklah cukup hanya mengerti tentang kebenaran dari surgawi. Sebagai seorang yang telah menerima Kristus harus mengetahui bagaimana cara untuk melakukannya. Itu adalah sangat penting dengan mencurahkan perhatian dan waktu kita dalam mempelajari firman Tuhan dan berdoa, sehingga dapat mengerti tentang apa-apa saja yang didengar di dalam kebaktian gereja.

Beberapa orang tidak mengerti apa artinya dipimpin oleh roh kudus. Galatia 5:25 berkata; “ Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh. Sebagai seorang yang baru menerima Kristus, Saya berpikir bahwa baik Hidup di dalam Roh maupun Dipimpin oleh Roh adalah sama artinya. Tetapi bila kedua hal ini mempunyai arti yang sama, maka Alkitab tidaklah akan mengatakan, “Jikalau kita hidup oleh Roh, Baiklah Hidup Kita Juga dipimpin oleh Roh.”

Dalam bahasa yang sebenarnya, kata Hidup dan Dipimpin mempunyai arti yang berbeda. Kata Hidup berarti mempunyai nyawa dan bernafas. Kata Dipmpin mempunyai arti yang lebih mendalam, yaitu berbicara tentang disiplin dan tingkah laku, seperti menyesuaikan diri dalam kebaikan, kealiman. Sedangkan hidup oleh Roh, adalah sesuatu yang telah ada padamu sekarang, berbeda dengan Dipimpin oleh Roh, yang merupakan sesuatu yang harus kamu belajar untuk berbuatnya.
Bagi mereka yang Hidup oleh Roh, adalah orang-orang yang telah menerima keselamatan dan tidak lagi dikategorikan sebagai kematian dalam Roh. Mereka telah diselamatkan, namun ada buah dalam kehidupan mereka. Orang yang dipimpin oleh Roh adalah orang yang telah disiplinkan diri mereka menjadi seperti Kristus. Bila ada beberapa bagian dari dosa di dalam hidup kita dan tidak kita hadapi, dosa dosa itu hanya akan menjadi beban selama-lamanya yang menghalangi kita untuk menjangkau potensi kita di dalam Kristus.
Dapatkah engkau mendengar suara Tuhan ? Apakah engkau sensitif terhadap Roh Kudus ? Kebanyakan orang kristen hari ini mungkin menjawab ya bagi kedua pertanyaan di atas. Engkau mungkin saja pernah berpengalaman yang jelas membuktikan engkau pernah mendengar suara Tuhan. Tetapi, berapa banyak bagian di dalam kehidupan saudara dimana engkau mengetahui engkau masih dipimpin sesuai dengan kedagingan engkau ?

Berapa banyak bagian di dalam kehidupan saudara dimana engkau mengetahui bahwa engkau belum diperbaharui sesuai dengan Firman Tuhan ? Beberapa orang hidup dalam Tubuh Kritus, tetapi tidak seperti kenyataan hidup di dalam Roh Kudus, dan belum pernah sekalipun belajar tentang bagaimana dipimpin oleh Roh Kudus.

Galatia 5:25 mengatakan Dipimpin oleh Roh Kudus, dan secara harfiah artinya bersikap sesuai dengan Roh Kudus. Bila engkau menghendaki kehidupanmu mengahasilkan buah dari Roh Kudus, maka engkau harus mengerti bahwa buah ini tidak hanya jatuh kedalam kehidupanmu dari atas langit di suatu hari. Engkau harus membuat upaya yang tekun bahwa engkau akan hidup bagi Kerajaan Tuhan.
Roh Kudus berada disini untuk membantu engkau sukses, tetapi engaku harus memilih untuk hidup bagi Kerajaan Tuhan. Engkau harus tidak bersedia menerima apa-apapun yang kurang. Engkau harus mengambil keputusan dalam hatimu untuk menerima keinginan sepenuhnya dari Tuhan di dalam hidup engkau. Hanyalah melalui konsentrasi, meditasi, disiplin dalam berdoa sajalah engkau dapat belajar DIPIMPIN oleh Roh Kudus.
Oleh : Wesley Tanudjaya, SH.SpN.
Source : http://gpdimaranatha.tripod.com/artikel/arti24.htm

Bagaimana melihat tindakan Tuhan dalam hidup kita?

Bagaimana melihat tindakan Tuhan dalam hidup kita?


Nats : Mazmur 37: 5
“Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepadaNya, dan Ia akan bertindak”.
Pendahuluan:
Dalam kehidupan kita, seringkali kita mengalami ketidakpastian dan kebuntuan dalam hal apa saja, baik itu keadaan tubuh jasmani ataupun hal lain yang membuat kita menjadi ragu akan kuasa Tuhan, contohnya ketika sakit, dalam keadaan itu kita berharap pertolongan Tuhan nyata dalam kehidupan kita, tapi setelah lama kita memohon melalui doa-doa kita, pertolongan itu tidak datang dan kesembuhan sepertinya menjadi hal yang sulit. Begitu juga ketika kita mengalami persoalan ekonomi yang terus-menerus menghantui kehidupan keluarga kita, dan kita berharap Tuhan memulihkan keadaan ekonomi kita dan seterusnya memberikan kepada kita kelimpahan melalui berkatNya dan memenuhi segala kebutuhan dan keperluan kita. Tetapi hal ini pun sulit dan hampir kita tidak melihat perubahaan dalam keadaan ekonomi kita, malah terasa semakin susah. Dan masih banyak hal-hal lain yang kita alami yang mungkin belum di jawab oleh Tuhan, kedua contoh tadi menggambarkan kepada kita bahwa “Tidakan Tuhan terhadap pergumulan hidup kita seringkali tidak seperti apa kita kita pikirkan… mengapa?” saudara hal ini harus kita pahami maksud dan hati Tuhan kepada kita dengan menyelidiki kehidupan kita melalui kebenaran Firman. Dalam ayat pokok kita, jelas tertulis bahwa “TUHAN, ALLAH BAPA kita di sorga mau bertindak asalkan kita memenuhi 2 syarat yang di berikan yaitu:
I. SERAHKANLAH HIDUPMU KEPADA TUHAN:
a. Serahkanlah kekuatiranmu (I Petrus 5:7)
b. Serahkanlah hidupmu dalam rancanganNya (Yeremia 29:11)
c. Serahkanlah dirimu kepada Allah (Roma 6:13)
d. Serahkanlah semua pengharapanmu kepada TUHAN
II. PERCAYALAH KEPADANYA:
a. Percaya dan beriman kepada Tuhan (Galatia 3:8-9)
b. Percaya akan janji-janji Firman Tuhan (Galatia 3:29)
c. Percaya dan yakin dengan sungguh-sungguh bahwa Tuhan sudah menolong (Amsal 3:5)
d. Percaya bahwa Allab Bapa di surga mengasihi kita. (I Kor 10:13)
Setelah kita melakukan kehendak Allah yang menuntut kita untuk menyerahkan segala-galanya kepada Dia dan sekaligus percaya akan pertolongan Tuhan, maka kita akan melihat tindakan Tuhan seperti yang di janjikan di dalam Maz 37:5
APA TINDAKAN TUHAN DALAM HIDUP KITA:
1. Pergumulan dan doa terjawab
2. Terjadi perubahan dalam pribadi kita
3. Pimpinan Tuhan selalu dalam setiap perbuatan
4. Berkat Tuhan tercurah.
5. Mujizat terjadi, terjadi pemulihan.
Saudara, penyerahan secara total akan hidup kita kepada Tuhan membantu kita melihat secara nyata janji-janji Firman terhadap hidup kita orang yang percaya, yang selalu berharap dan yakin bahwa Tuhan sanggup melepaskan kita dari segala bentuk keadaan dan masalah yang kita hadapi.
Terpuji-pujilah nama Tuhan kekal sampai selama-lama.
Tuhan Yesus memberkati saudara. AMIN
Oleh : Ev. Stanley Pamikiran
Source : https://evstanleypamikiran.wordpress.com/2011/06/15/bagaimana-melihat-tindakan-tuhan-dalam-hidup-kita/

Menjadi Pria Sejati (Bag. 1)

Menjadi Pria Sejati (Bag. 1)


Nats : I Kor 16:13
” Berjaga-jagalah! Berdirilah dengan teguh dalam iman! Bersikaplah sebagai laki-laki! Dan tetap kuat!
Pendahuluan:
Saudara, baru-baru ini tanggal 19-21 Juli 2011 saya mengikuti acara namanya Men’s Camp atau bahasa kerennya PRIA SEJATI CAMP di daerah puncak, tepatnya di areal Gn.Geulis Bogor Jawa Barat. Pada mulanya saya tidak begitu tertarik, tapi setelah datang melihat dan mendengar begitu banyak kesaksian dan Firman Allah yang merupakan inti pelajaran dari Pria Sejati saya merasa begitu diberkati, dan yang lebih penting lagi adalah saya merasakan pemulihan secara total atas dosa-dosa saya, serta ikatan-ikatan dosa yang masih membelengu kehidupan saya dan keluarga. Tadinya saya berpikir setelah begitu lama saya telah melayani Tuhan, saya sudah terlepas dari semuanya, tapi ternyata secara tidak sadar masih ada begitu banyak dosa, yang harus di bereskan, baik itu kita harus “Diampuni” atau “Mengampuni” terutama masalah keluarga, Istri dan Anak-anak. Pendek cerita, melalui seminar rohani ini, saya merasa makin di bersihkan dan dipulihkan dari sisa-sisa dosa yang masih menempel.
Untuk itu saudara, saya rindu saudara-saudara juga dipulihkan sama seperti saya, bukan maksud saya lagi mempromosikan acara Pria Sejati, tapi inti dari pelajaran Firman yang saya dapat, mengubah dan menguatkan saya, dan saya juga yakin melalui kuasa FirmanNya yang ingin saya bagikan kepada saudara yang merupakan materi dari Acara Pria Sejati ini adalah merupakan berkat yang juga dapat memulihkan kehidupan saudara. Amin.
Permasalahan/Isi:
Saudara, tahukah Anda siapa yang menyebabkan dosa pertama lahir didunia ini?
Kita sama-sama, tahu di dalam kitab Kejadian, pada masa Adam dan Hawa, mereka memakan buah terlarang dan akhirnya hubungan manusia dan Allah terputus, sampai akhirnya pada jaman Perjanjian Baru, Yesus datang dan memulihkan hubungan Allah dan manusia.
Hal ini terjadi akibat ulah Manusia pertama. Siapa? Coba kita cek, pada waktu itu di taman Eden ada 4 oknum: Allah, Adam, Hawa dan Ular.. benar? Dan yang makan buah pengetahuan tentang baik dan jahat adalah Hawa, dan kemudian diberikan juga kepada Adam, semua atas tipu muslihat dan godaan si Ular (Iblis).
Mari kita lihat kronologisnya:
– Waktu Hawa makan buah terlarang, Adam ada dimana, lihat Kej. 3:6 ternyata Adam ada bersama-sama dengan Hawa.
– Tetapi, jauh sebelum Hawa makan buah tersebut dalam Kej. 2:16-17, Adam telah lebih dahulu menerima Firman Allah mengenai larangan memakan buah tersebut. Jadi Adamlah yang lebih dahulu berdosa, tahu kebenaran tapi tidak mencegah Hawa makan, tapi sebaliknya hanya diam saja.
Dari sini kita dapat ambil kesimpulan, bahwa Prialah yang harus bertanggung jawab atas dosa pertama, untuk itu Pria harus bertanggung jawab untuk memulihkan dosa-dosa di dunia karena akibat dosa pertama inilah sehingga semua orang menjadi berdosa. Sampai saat ini kecenderungan berbuat dosa terus terjadi dalam kehidupan manusia.
Kalo kita simak pada zaman Musa, pada waktu bangsa Israel keluar dari tanah perbudakan menuju ke tanah perjanjian Kanaan, yang merupakan tanah yang subur dan berlimpah susu dan madu, mereka melewati padang gurun selama 40 tahun lamanya karena ulah dan tingkah laku bangsa Israel yang cenderung berbuat dosa.
Dari cerita ini, Rasul Paulus didalam I Kor 10:1-11, mengingatkan kepada jemaat di Korintus dan juga kepada kita, saudara dan saya untuk menjadikan peringatan kepada kita untuk tidak berbuat seperti yang dilakukan oleh bangsa Israel pada waktu itu.
Inilah dosa-dosa yang dilakukan oleh bangsa Israel yang disinggung oleh Rasul Paulus:
1. Menginginkan berbuat jahat (ayat.6, Yak 3:16)
2. Menyembah berhala (ayat.7)
3. Mencobai Tuhan (ayat.9)
4. Bersungut-sungut (ayat.10)
5. Percabulan (ayat.8)
Agar supaya kita terlepas dari dosa-dosa ini kita harus melakukan pengakuan dosa (confession), karena sebagian besar para Pria mempunyai keterikatan akan dosa-dosa ini, terutama “Percabulan” dan masih banyak pria yang terikat pada penyembahan berhala; yang saat ini telah berubah menjadi berhala modern seperti: lebih mencintai bisnis, pekerjaan, hobby bahkan Pelayanan untuk para Hamba Tuhan, yang akhirnya memisahkan mereka dari Keluarga, Istri dan Anak-anak. Sehingga apapun yang terjadi yang paling prioritas adalah “berhala-berhala mereka” padahal Tuhan ingin kita menjadi pria-pria yang terlebih dahulu memenangkan keluarga kita, karena itu adalah tanggung jawab kita sebagai kepala/Imam (I Kor 11:3, 8-9) dalam rumah tangga kita yang tugas utamanya adalah:
1. Berdoa (I Tim 2:8),
2. Mendengar (Kel 4:24-25) dan
3. Melayani.
Kunci agar kita terlepas dari keterikatan dosa-dosa adalah:
1. Pria harus di ampuni
o Melalui pengakuan dosa (Kata bijak: KETERBUKAAN ADALAH AWAL PEMULIHAN)
o Dengan melakukan ini kita menolong orang lain juga terlepas dari ikatan dosa yang berhubungan dengan kita.
o Dan secara langsung melepaskan orang lain dari penghakiman. Masuk dosa yang sama (Mat 7:1-2)
o Terlepas dari Kepahitan (Ibrani 12:15)
2. Pria harus mengampuni
o KASIH = Tidak menyimpan kesalahan orang lain.
o KEPAHITAN = Tidak mengingat dosa-dosa orang lain.
Kesimpulan:
Kata bijak: MENJADI PRIA ADALAH MASALAH KELAHIRAN TETAPI MENJADI PRIA SEJATI ADALAH MASALAH PILIHAN.
Ada dua jenis PRIA (Lukas 6:46-49):
1. Pria Kuat adalah Pria yang membangun rumahnya diatas Batu karang (Yesus Kristus)
– Kekuatan di tentukan pada saat dia menghadapi tantangan.
2. Pria Lemah adalah Pria yang membangun rumahnya diatas Pasir (Kekuatan sendiri, hikmat dunia dan hal-hal yang bertentangan denga Firman)
– Problem, Stress bahkan cenderung lari dari masalah atau cari jalan pintas.
Hal-hal yang harus di praktekkan para Pria:
1. Mengasihi (Yoh 13:14)
– Mengasihi merupakan kehendak bukan pemaksaan
2. Mengaku dosa (1 Yoh 1:9, Yak 5:16a)
– Masih adakah kita terikat dengan dosa-dosa, dari ke 5 dosa bangsa Israel yang mana masih terikat?
3. Bertobat (Kis 17:30)
– Dari gelap berpindah secara utuh kepada Terang.
– Berubah dalam Roh dan Perbuatan
– Jangan jadi serupa dengan dunia ini (Roma 12:2)
– Pertobatan bukan menyesali (lewat tangisan) tapi bertobat adalah sungguh-sunguh menyesal dan mengaku dan berjanji tidak akan kembali pada dosa tersebut.
Jadi saudara kata bijak kita yang terakhir:
PERUBAHAN BUKANLAH SUATU PERUBAHAN SAMPAI TERJADI PERUBAHAN.
Tuhan YESUS memberkati kita semua. Amin
Oleh : Ev. Stanley Pamikiran
Source : https://evstanleypamikiran.wordpress.com/2011/07/29/menjadi-pria-sejati-bag-1/

Tanggung Jawab Pria (Menjadi Pria Sejati Bag.2)


Tanggung Jawab Pria (Menjadi Pria Sejati Bag.2)
Nats : I Kor 16:13
” Berjaga-jagalah! Berdirilah dengan teguh dalam iman! Bersikaplah sebagai laki-laki! Dan tetap kuat!

Pendahuluan:

Kenapa Pria harus mempunyai tanggung jawab atas kehidupan di dunia ini, penyebabnya adalah ketika Pria pertama Adam, sebagai penyebab dosa pertama lahir di dunia ini setelah bersama-sama wanita yaitu Hawa makan buah pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat (buah terlarang), walaupun kita tahu bahwa Hawalah yang pertama kali memakan buah tersebut kemudian memberikannya kepada Adam, setelah di bujuk oleh ular yaitu si iblis tetapi itu semua tidak terlepas dari kesalahan Adam. Akibat dari kejadian tersebut manusia jatuh ke dalam dosa dan terputuslah hubungan kekalan manusia dengan Allah.

Adam jauh sebelum Hawa makan buah terlarang di dalam Kej. 2:16-17 telah menerima perintah dari Allah tentang larangan memakan buah tersebut. Dan pada waktu mereka memakan buah tersebut Adam ada bersama-sama dengan Hawa tapi tidak berusaha mencegahnya melainkan hanya berdiam diri saja. Lihat Kej. 3:6 dan 17.

Ada berapa banyak Pria, seperti saudara dan saya yang cenderung berdiam diri dan tidak bertindak sesuai Firman Allah ketika dosa itu datang menghampiri kehidupan kita dan lebih tragis lagi yang sudah mengerti dan sering mendengar tentang Kebenaran Firman tapi tidak ada perubahan dalam kehidupannya. Hal semacam ini saya sebut dengan istilah “PRIA BEBAL”, karena menurut saya masih lebih bagus ketemu “PRIA BODOH” dalam istilah yang saya pake karena di dalam Alkitab kita juga sering menemukan istilah-istilah ini: BODOH, BEBAL, DEGIL dsb.

Pria yang BODOH, mungkin masih bias di kasih tahu tentang Kebenaran contoh: 1+1 yang tadinya mungkin dia menjawab 3 atau 5 ketika di beri tahu jawabannya 2, Pria ini masih bisa mengerti dan mengikuti kebenaran itu. Tapi kalau PRIA yang BEBAL, sudah keras kepala, tidak mau mendengar nasihat dan selalu merasa diri benar dan mau menang sendiri. Nah ini yang repot, pria-pria seperti inilah yang harus berubah menjadi Pria yang bertanggung jawab.

Permasalahan/Isi:

Ada 4 (empat) tanggung jawab dasar Pria yang akan kita bahas dalam Firman kita pada saat ini:

Tanggung jawab Pria atas dosa-dosanya sendiri (Ref. kita bisa lihat dalam 1 Kor 10:1-11, dosa-dosa yang sering dilakukan oleh Pria, yang terjadi pada bangsa Israel ketika mereka berada dalam perjalanan menuju tanah perjanjian)
Mengaku dosa (1 Yoh 1:9)
Saling mengaku dosa (Yak 5:16a)
Bertobat (Kis 17:30)
Di baptis (Kis 2:38) à lahir baru seperti Bayi, Matius 18:2-4.
Memperoleh pengampunan dan segala dosa disucikan. (Yes 1:18)
Beberapa contoh Tokoh dalam Alkitab yang jatuh ke dalam dosa:
                 i.      Saul jatuh dalam pelayanan (I Samuel 13)

                 ii.      Daud jatuh dalam dosa perzinahan dan pembunuhan (2 Samuel 11)

                 iii.      Salomo jatuh dalam penyembahan berhala (I Raja-raja 11)

                 iv.      Dari ketika Tokoh ini hanya Daudlah yang kemudian mengakui dosa-dosanya dan diampuni oleh Allah (lihat Mazmur 51)

2. Tanggung Jawab sebagai IMAM (I Petrus 2:9-10)

Imamat yang Rajani, yaitu kitalah sebagai orang-orang terpilih yang berfungsi sebagai imam yang bertanggung jawab pada jemaat/umat Tuhan yang dipercayakan Tuhan kepada kita. Sebagai Pria, yang paling terkecil adalah tanggung jawab kita kepada keluarga yaitu sebagai Iman/Kepala yang membawahi Istri dan Anak bagi yang sudah berkeluarga dan bagi mereka yang nanti akan memasuki jenjang keluarga ini adalah persiapan untuk saudara.

Dalam bahasa yunani Imam/Kepala itu adalah KEPHALE yang artinya SUMBER, PENOPANG, jadi sebagai kepala saudara adalah merupakan sumbernya dan sekaligus penopang dalam keluarga. Coba saudara bayangkan kalau sumber dan penopang ini menjadi hancur? Bagaimana nasib keluarganya?

Tugas utama Imam adalah:

Berdoa (1 Tim 2:8)
Mendengar (Kel. 4:24-25, ketika Musa tidak mendengar/mematuhi perintah Allah untuk mensunatkan anaknya, untung Zipora yang adalah istri Musa, langsung bertindak dan menyelamatkan nyawa Musa)
Melayani (Ibrani 5:1-3, 7:27) dan (Imamat 9:22b)
Sebagai pemegang otoritas atas keluarga, yang artinya semua keputusan ada ditangan Pria jangan di wakilkan.
Hal-hal ini juga dilakukan oleh IMAM BESAR kita yang agung YESUS KRISTUS (Ibrani 7 & ‘8) kita bisa melihat semua ini didalam karyaNya dalam Injil.

3. Tanggung Jawab sebagai NABI.

Tugas para Nabi dalam Alkitab khususnya Perjanjian Lama adalah sebagai penyampbung lidah Allah, dalam menyampaikan Firman dan Perintah Allah kepada umatNya. Disamping hal tersebut Nabi juga melakukan Nubuatan sesuai dengan kehendak Allah.

Nabi-nabi yang kita kenal begitu banyak: Samuel, Yesaya, Yehezkial, Gad, Nathan, Elia dan masih banyak lagi.

Tugas yang satu ini adalah penting sebagai Pria, harus mencerminkan sikap seperti Nabi sebagai penyambung lidah dan menyampaikan Firman Allah (Nubuat: menyelidiki dan menyingkapkan kebenaran Firman Allah dalam Alkitab, bukan bernubuat baru)

Hal ini berguna:

–          Sebab itu kita harus mengerti Firman Allah sebelum menyampaikan Firman itu (dengan mendengar dan merenungkan Taurat/Firman siang dan malam)

–          Berbahagialah orang yang mendengar dan melakukan Firman Allah.

–          Mengarahkan dan membimbing keluarga dengan Firman.

–          Menjadi “Saksi” Firman dimana saya saudara berada (Kis 1:8)

4. Tanggung jawab sebagai Pemimpin/Raja.

Sebagai Pria kita mempunyai tanggung jawab yang tinggi yaitu sebagai Pemimpin bahkan sebagai Raja, seperti yang di janjikan Tuhan bahwa kita akan memerintah dunia bersama-sama dengan Raja di atas segala Raja, Tuhan kita Yesus Kristus pada akhir dunia ini.

Yang paling mendasar sebagai pemimpin tugas utama kita adalah:

Menyediakan kebutuhan bagi keluarga kita.
Mengambil keputusan di dalam keluarga dan kehidupan kita.
Sebagai pemimpin, Pria harus terus berdiri teguh dalam Iman dan tetap kuat dan yang lebih penting lagi harus bersikap seperti laki-laki. Dan berjaga-jagalah dan berdoa sampai Tuhan Yesus datang pada kali yang kedua.

Kesimpulan:

Kata bijak: MENJADI PRIA ADALAH MASALAH KELAHIRAN TETAPI MENJADI PRIA SEJATI ADALAH MASALAH PILIHAN.

Ada dua jenis PRIA (Lukas 6:46-49):

Pria Kuat adalah Pria yang membangun rumahnya diatas Batu karang (Yesus Kristus)
–          Kekuatan di tentukan pada saat dia menghadapi tantangan.

Pria Lemah adalah Pria yang membangun rumahnya diatas Pasir (Kekuatan sendiri, hikmat dunia dan hal-hal yang bertentangan denga Firman)
–          Problem, Stress bahkan cenderung lari dari masalah atau cari jalan pintas.

Jadi saudara kata bijak kita yang terakhir:

PERUBAHAN BUKANLAH SUATU PERUBAHAN SAMPAI TERJADI PERUBAHAN.

Tuhan YESUS memberkati kita semua. Amin

Ev. Stanley Pamikiran

Source : https://evstanleypamikiran.wordpress.com/2011/08/25/tanggung-jawab-pria-menjadi-pria-sejati-bag-2-3/

Tujuan Hidup Orang Percaya


Tujuan Hidup Orang Percaya 
Bacaan Alkitab: (Fil 3:12-16


“Dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus”. (Bandingkan Ibrani 3:1)
Pendahuluan:
Dalam ayat Firman Tuhan diatas, Rasul Paulus mengungkapkan tujuan hidup orang percaya melalui perkataannya yang diilhami dari pengalamannya secara pribadi kepada jemaat di Filipi. Bahwa hidup kita akan berarti dan Roh kita akan menyala-nyala dalam melayani Tuhan, jika kita tahu tujuan hidup kita.
Dalam satu perlombaan, akan ditentukan tujuan akhir dari perlombaan dimana seseorang akan mempunyai suatu tujuan dalam mengikuti perlombaan dan pada akhirnya mereka akan sampai pada tujuan dari perlombaan tersebut. Itulah yang memotivasi seseorang mengikuti suatu perlombaan, saya yakin tanpa tujuan yang jelas maka perlombaan itu tidak akan ada artinya apa-apa. Saudara, begitu juga dengan kita sebagai orang percaya “yang sudah mengaku dan beriman kepada Tuhan Yesus Kristus” kita perlu mempunyai tujuan hidup.
1Kor. 9:26 Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul.
Bandingkan:
1Tim. 1:6 Tetapi ada orang yang tidak sampai pada tujuan itu dan yang sesat dalam omongan yang sia-sia.
Isi/Pesan:
Apa tujuan hidup orang percaya?
  1. Menjadi serupa dengan Tuhan Yesus Kristus (Fil 3:10, 1 Yoh 2:6)
  2. Mempergunakan panggilan Allah didalam kita (Fil 3:7)
  3. Mengejar Pahala (Fil 3:12)
Bagaimana caranya kita mencapai tujuan hidup kita?
  1. Mengutamakan Tuhan Yesus diatas segalanya (Fil 3:4-8, Yoh 3:31)
  2. Tidak menganggap diri sempurna (Fil 3:9,12a)
  3. Tidak membiarkan masalah menghambat langkah iman kita (Fil 3:13)
  4. Berpikir positif (Fil 3:15-16)
Mengapa kita harus memiliki tujuan hidup?
  1. Karena Allah menghendakinya (1 Yoh 2:17)
  2. Karena sesama kita menghendakinya
    1. Keluarga (1 Raj 11:38)
    2. Gereja (1 Kor 15:58)
    3. Masyarakat (Yoh 3:15)
    4. Dunia (Yoh 3:16, Maz 33:8)
    5. Usia kita singkat mendesak kita untuk melakukannya (Ams 10:27, Maz 90:10)
Kesimpulan:
Saudara, tujuan hidup orang percaya adalah memenuhi panggilan Allah sepenuhnya untuk kemulian nama Tuhan karena Dia menghendaki kita untuk sampai pada akhir dari kehidupan dan memperoleh mahkota yang kekal bersama-sama dengan Dia yang telah dijanjikan Tuhan bagi kita umat yang percaya kepadaNya disamping itu, tidak hanya itu saja Dia juga ingin kita menjadi terang diantara orang disekitar kita dan menyampaikan kebenaran dan keselamatan kepada seluruh umat dibumi untuk mempunyai tujuan yang sama dengan kita, bagaimana caranya? Alkitab mengajarkan kepada kita beberapa hal yang patut kita laksanakan:
Bahwa diatas segala-galanya kita harus mengutamakan Tuhan, serta tidak menganggap diri kita sempurna dan tidak bercela sehingga kita selalu berserah kepada Dia, memohon petunjuk dari Tuhan dan jangan membiarkan dosa menghambat langkah-langkah kita dalam iman kita kepada Yesus Kristus dengan memikirkan hal-hal positif dan berguna bagi kehidupan kita.
Penutup:
Saudara, maukah saudara mempunyai tujuan yang diinginkan Tuhan untuk saudara sebagai umat yang percaya kepadaNya. Ulurkan tangan saudara, gemgamlah Firman Tuhan ini dengan penuh kepercayaan dan penyerahan, biarkan Roh Kudus bekerja atas saudara, dan ijinkan Tuhan menyentuh hati saudara dengan Kasih dan KaruniaNya supaya apa yang sedang saudara hadapi saat ini bisa membentuk saudara kepada sasaran dan tujuan, dimana saudara akan mengalami kemenangan dan kelepasan atas dosa-dosa yang mengikat saudara saat ini.
Terpuji-pujilah nama Tuhan kekal sampai selama-lama.

Tuhan Yesus memberkati saudara. AMIN
Source : https://evstanleypamikiran.wordpress.com/2011/06/15/tujuan-hidup-orang-percaya/


Apakah kita mengutamakan Tuhan dalah hubungan kita dengan sesama



Apakah kita mengutamakan Tuhan dalah hubungan kita dengan sesama

Apakah Tuhan benar2 kita utamakan? banyak orang Kristen yang pasti mengatakan bahwa mereka akan memprioritaskan Tuhan diurutan pertama, keluarga diurutan kedua dan hal2 yang lain di urutan selanjutnya. Untuk mengetahui apakah Tuhan dalam urutan pertama dalam hidup kita bisa kita lihat dalam pertanyaan2 berikut ini:

Apakah kita mengutamakan Tuhan dalah hubungan kita dengan sesama
1 Yohanes 3:14 "Kita tahu, bahwa kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara kita. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut."
Apakah kasih kita kepada Tuhan dipengaruhi oleh kesulitan2 yg kita alami dalam urusan rumah tangga, pekerjaan dan hubungan dengan sesama? Kasih kita kepada Tuhan akan memampukan kita untuk mengasihi sesama tanpa pamrih karena sebagai manusia sering kita mengharapkan imbalan bila kita membantu atau mengasihi orang2 disekitar kita. Melalui kekuatan ROH KUDUS kita mampu mengungkapkan kebesaran Tuhan dalam hidup kita ketika kita memperluas kasih yang tulus seperti yang diajarkan Tuhan Yesus kepada kita walaupun orang yang kita kasihi membalasnya dengan kejahatan.

Apakah kita mengutamakan Tuhan dalam pekerjaan dan sekolah kita
Kolose 3:23 "Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." Apakah kita berkerja dirumah, kantor, pabrik, atau sekolah Tuhan tetap mengharapkan kita untuk melayaniNya. Kemungkinan kita tidak mendapatkan imbalan dari manusia tapi Tuhan melihat segala sesuatuNya dan akan memberikan imbalan kepada siapa saja yang setia kepadaNya.

Apakah kita mengutamakan Tuhan dalam pelayanan kita di gereja?
1 Korintus 12:27 "Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya"
Bisa kita bayangkan betapa sedihnya hati Tuhan ketika melihat banyak anak2Nya yang tidak melayani Tuhan dengan sepenuh hati? Sudah wkatunya bagi kita untuk sadar dan mulai menyibukkan diri dalam pelayanan di gereja karena setiap orang percaya memiliki buah2 roh yang bisa disumbangkan untuk melayani Tuhan. Kita bisa mengutamakan Tuhan dalam hidup kita pada saat kita dengan rendah hati melayani dan turut membangun satu sama lain.

Apakah kita mengutamakan Tuhan dalam hal waktu dan keuangan
Matius 6:33 "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah m  dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." Kadang tanpa sadar kita membiarkan kesibukan kita menjauhkan kita dari Tuhan. Kita harus mengutamakan Tuhan dalam rencana dan kesibukan kita sehari2 karena pada saat kita memilih untuk mengutamakan Tuhan maka hidup kita akan diberkati. Sebagai orang Kristen kita juga barus dengan suka rela memberikan persembahan kepada Tuhan.

Apakah kita mengutamakan Tuhan pada saat kita bersenang2 
Efesus 5:15-16 "Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat." Banyak orang membutuhkan hiburan dalam hidupnya karena mereka disibukkan oleh pekerjaan, sekolah dan lain2. Tidak ada salahnya menikmati semua sarana hiburan yang ada selama kita bisa memilih mana yang berkenan dihadapan Tuhan dan yang tidak berkenan dihadapan Tuhan karena meskipun kita sedang bersenang2 kita masih harus mengutamakan Tuhan.

Keutamaan Kristus (Kolose 1:15-23)



KEUTAMAAN KRISTUS
Kolose 1:15-23

A
Paulus memulai pembahasan mengenai supremasi Kristus tentang gambar Allah yang tidak kelihatan. Di dalam konsep teologia memang tidak ada yang bisa melihat Allah. Paulus justru ingin mengatakan bahwa Allah diwujudkan dalam gambar nyata. 1 Yohanes 1:1-2 �Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup -- itulah yang kami tuliskan kepada kamu. Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami.� Ini menunjukkan bahwa:
1. Allah bukan hanya Allah yang transenden, tetapi juga Allah yang imanen. Yoh 14:9, pada waktu orang melihat Kristus artinya mereka juga sama melihat Allah.
2. Kristus memiliki natur/being, Allah yang dinyatakan secara sempurna. Kristus adalah manifestasi Allah. Yoh 1:18, 2 Kor 4:6. Keutamaan Kristus menjadi pengharapan, kekuatan dan jaminan yang tidak pernah pudar dan hilang dan selalu ada, tidak pernah mengecewakan. Matius 11:28 (marilah kepadaku semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu)

B
Bagian ini seringkali dipakai oleh orang-orang saksi Yehova. Athanasius mengatakan �Kristus adalah satu-satunya dan anak sulung, ini menunjukkan kepada Kristus�� Kata sulung dalam bahasa aslinya diterjamahkan sebagai anak yang pertama dalam keluarga. Sebelum segala sesuatu ada, Kristus sudah ada. Ia adalah penjadi dan bukan yang dijadikan. Kristus sudah ada sebelum Dia dilahirkan. Kristus adalah anak sulung yang dibangkitkan dan sebagai ahli waris atas semua yang diciptakan. Dia adalah yang terutama dari segala ciptaan. Dia menjadi pusat kehidupan ini.
1. Apakah kita sudah menerima Kristus menjadi juru selamat?
2. Apakah kita sudah menjadikan Kristus sebagai Tuhan?
3. Apakah kita sudah melayani Dia?

C
Kita mengedepankan tentang profil Kristus dan tujuan untuk penginjilan. Di dalam perikop ini Paulus menjunjung Kristus di dalam 5 hal:
1. Kristus adalah representasi dari Allah yang hidup
2. Dia adalah the creator (segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia)
3. Dia adalaha kepala gereja dan kepala tubuh
4. Kristus adalah Allah sejati dan manusia sejati
5. Kristus adalah Juru damai
Ada 3 tujuan:
1. Apa yang Kristus nyatakan kepada manusia adalah untuk mendamaikan manusia dengan Allah dan sesamanya
2. Kristus dengan segala kemuliaan yang sama dengan Allah, mengangkat manusia di dalam hidup yang kudus
3. Kristus ingin menguatkan manusia yang percaya kepadaNya untuk hidup di dalam iman

D
Surat ini ditulis oleh Paulus untuk menangkal ajaran sesat yaitu gnostik. ay. 15-23 paulus menyampaikan keunggulan dan supremasi Kristus. ini menunjukan bahwa Paulus menekankan bahwa tidak ada yang lebih unggul selain Kristus. Yesus Kristus lebih unggul dari apapun dan siapapun. 

E
Hal yang membahayakan dalam hidup manusia saat ini adalah banyak sekali ajaran tentang motivasi pengembangan diri dan berujung kepada uang dan kesuksesan. Seharusnya kita tidak meninggalkan Kristus di dalamnya. Oleh karena itu kita seharunya kembali kepada Kristus

F
Ketika kita hendak mengetahui uang itu palsu, kita harus mempelajari yang aslinya. Ajaran palsu tidak bisa dicegah dan selalu ada. Tapi, kita harus semakin dalam lagi pengenalan akan Kristus sehingga kita tahu mana yang benar dan mana yang salah.

G
Ada 2 bagian:
1. ay. 16-17 ? Yesus menguasai dan mengontrol segala sesuatu. kita sebagai anak Tuhan punya keuntungan, karena Tuhan penguasa hidup kita.
2. ay. 18-22 ? Kristus adalah pendamaian. Ada pengamunan dosa dan keselamatan.

H
1. Kristus adalah pencipta
2. Mengimani Kristus sebagai Juruselamat
3. Mengimani Dialah segalanya
4. Melakukan segala sesuatu untuk Dia
5. menjadikan kita anak damai

I
Setting surat Kolose: Pasal 1:1-2:23? What Christ has done; Pasal 3:1-4:18? what Christians should do. Pasal 1:15-23 berbicara soal pengagungan Kristus (Exaltation of Christ). Karena jemaat dipengaruhi ajaran sesat Gnostik yang dipengaruhi filsafat Plato menolak kemanusiaan dan keilahian Kristus. Mereka menyatakan bahwa Yesus itu tidak real sebagai manusia sejati dan Allah sejati. Keselamatan tidak melalui anugerah, tetapi usaha manusia dengan pengetahuannya bisa mendapatkan itu. Kesalahan konsep jemaat di Kolose mengenai Kristus yang ditolak Paulus adalah:
1. Hal materi adalah jahat. Allah tidak datang dalam wujud tubuh manusia; Paulus tegaskan bahwa Kristus adalah gambar dan rupa Allah, Dia Allah itu sendiri yang mati dikayu salib sebagai manusia sejati (Kol. 1:15). Untuk menebus dosa, maka Kristus harus jadi manusia sejati (1Tim. 2:5; Ibr. 2:17). Karena itu, Kristus sungguh-sungguh sudah mati secara tubuh guna menebus kita dan menyelamatkan kita (Rm. 7:4; Ibr. 10:10).
2. Mereka berkata bahwa Allah tidak menciptakan dunia, karena Allah tidak ciptakan dosa dan kejahatan. Sangggahan Paulus, Kristus adalah pencipta dunia dan surga (Kol. 1:15).
3. Mereka berasumsi Kristus bukan anak Allah yang unik, tapi salah satu perantara antara manusia dengan Allah. Sanggahan Paulus bahwa Kristus sudah eksis sebelum dunia dijadikan, dan Dia yang pertama kali bangkit dari antara orang mati (Kol. 1:16-19).
4. Mereka menolak Kristus sebagai sumber keselamatan (the source of salvation). Manusia bisa menemukan Allah melalui pengetahuan yang khusus dan rahasia. Sanggahan Paulus: keselamatan hanya ada didalam Kristus. Ia hanya berfokus kepada Kristus sebagai core dari Injil (Kol. 1:20-23). Kita pun wajib berfokus kepada Kristus dalam berargumentasi tatkala memberitakan Injil.
5. Yesus adalah pendamai dosa-dosa (reconsiler of sins), melalui-Nya Allah akan mendamaikan semua umat tembusan-Nya (Flp. 2:10; Rm. 5:8-11; 8:19-21; 2Kor. 5:17-20). Bagaimana Yesus mendamaikan kita? Melalui kematian dan darah-Nya yang suci (Rm. 8:19; bdk. Ibr. 9:10-228). Hasilnya: ada penebusan dosa. Manusia berdosa berdamai kembali dengan Allah (Rm. 5:10; Kol. 1:21). Kita yang berdosa diberi kemampuan untuk beriman kepada-Nya. Kita menjadi sahabat-Nya dan menjadi anak-anak-Nya (Ef. 2:11-19). Status kita sekarang menjadi orang kudus secara forensic/judicial dan progressive dimata Allah (judicial justification) (Rm. 3:21-26); Progressive sanctification (Rm. 6-7). Pemuliaan akhir di surga (The ultimate glorification) (Rm. 8:30).

J
Prioritas utama dalam hidup seseorang bisa berbagai macam hal, tetapi pada dasarnya seseorang meletakkan prioritas hidupnya pada sesuatu yang di an
dalkan. Apa saja yang akan menjadi prioritas dalam hidupnya, sangat tergantung dari sudut mana ia menilai makna hidup ini. Jika ia memiliki faham yang hedonis, maka uang dan harta menjadi prioritas. Jika ia seorang berfaham kapitalis mungkin kedudukan dan pangkat yang akan menjadi prioritas hidupnya. Sehingga prioritas hidup seseorang sangat dipengaruhi dengan cara pandang hidupnya. Sangat jarang atau sangat sedikit orang mau menempatkan prioritas hidupnya kepada Kristus, sebab banyak orang tidak mengenal atau kurang mengerti siapa Yesus Kristus yang sebenarnya. Bahkan, orang yang mengaku dirinya kristen belum jelas siapa Yesus di dalam hidupnya. Sehingga sangat mungkin bukan Yesus yang menjadi prioritas hidupnya.
Yesus Kristus menjadi pusat dan sentral hidup seluruh manusia. Mengapa? Sebab Yesus Kristus telah melakukan SEGALA SESUATU yang tidak mungkin di lakukan oleh siapa pun atau apa pun termasuk harta, uang, kedudukan dll, dimana sering kali banyak orang memprioritaskan pada hal-hal semacam itu. 
Karya pekerjaan Yesus sangat spektakuler di sepanjang sejarang dunia ini yang tidak bisa dilakukan oleh siapapun. Yesus menciptakan segala sesuatu, Yesus berkuasa dan memerintas atas otoritas tertinggi dimanapun b ahkan ia juga yang mengampuni dosa. Jika semua hal seperti ini telah Yesus lakukan mengapa banyak orang tidak mengutamakan Kristus di dalam hidupnya. Kiranya roh Allah yang kudus itu memberikan hikmat dan pencerahan untuk kita bisa mengerti akan kuasa dan kebesaran nama Yesus.

K
Yesuslah yang seharusnya menjadi prioritas utama dalam hidup dan sumber pengharapan dalam kehidupan setiap orang percaya. Dia adalah Allah yang mencari manusia dan Pencipta alam semesta. Kepada Dialah seharusnya kita menggantungkan seluruh hidup kita.

L
tiga hal yg utama:

1 . Paulus ingin menggambarkan bahwa Kristus itu adalah Allah (17,19) ia ingin menyatakan bahwa Kristus itu buisn sekedar manusia tetapi Ia adalah Allah yang sejati.

2. Apa yg sdikerjakan Kristus adalah memperdamaikan manusia dengan Allah. Bahwa karya Kristus di salib bukanlah penggambaran seorang karena nasib dan tipu days konspirasi manusia sehinggad Ia dihukum mati, tetapi itu adalahpendsmaian manusia dengan Allah.

3. Paulus ingin mngingatkan jemaat di kolose bahwa injil yg meka dengar adalah sesustu yang mutlak dan pasti yg dijamin oleh Yesus Kristus agar mereka tekun dan tidak terguncang, dan jgn mau digeser dari pengharapan di dalam Kristus.

M
Paulus sedang berhadapan dgn guru-guru palsu. Maka ia memberikan penjelasan tetnang Kristus. Kristus itu adalah pencipta. Ini untuk melihat bagaimana menjawab pandangan yang salah. Yesus adalah pencipta dengan sebutan sebagai gambar/ potret. Dlama hakekatnya Yoh 1:18 Dia telah menyatakannya dalam dirinya. Kristus menciptakan segala sesuatu karena Ia tidak diciptakan. Leroma (yunani) gabungan seluruh kuasa dan sifat ilahi, sedangkan kata diam ituu lebih dari sekedar tinggal yang bermakna menetap selamanya. Artinya bukan suatu sifat baru yg ditambahkan pd keberadaan Kristus melainkana memang bagian dari hakekat Yesus Kristus yg kekal, itulah sebabnya Ia layak auntuuk memperdamaikan manusia dengan Allah. Disinilah siperiority of Christ.

N
15-20 merupakan mazmur yg dinyanyikan oleh jemaat mula-mula yg mengisajahkan tentang Kristus adalah pencipta

17-18 Ia adalah kekuatan kepada semua penciptaan dan Ia yang menopang mereka.

19 bahwa melalui Dialah manusia mendapatkan keselamatan

20 memperdamaikan semua ciptaan dengan Dia.

23 orang percaya sudah mendapatkan kedudukan yg istimewa dengan Dia, itu berarti bukan suatu jaminan bahwa kita tidak memerlukan lagi kehidupan yang bertumbuh. Orang percaya itu harus Hidup di dalam perbuatsn yg dikehendaki oleh Allah. Sehingga semua dapat percaya seperti Paulus.

O
15-20 sebuah nyanyian yg disampaikan oleh Paulus untuk memberikan pngajaran dana pengethaun tg Kristus agar jemaat di kolose dapat bertumbuh dlm pengajarana yg utuuh ttg Kristus.
- 15-18a Ia adalah

- 18-20 seutuhnya menjelaskan keutamaan Kristus.

a. Relasi antara Kristus dengan Allah

b. berkaitan dengan ciptaan,

c. Tubuh Kristus sebagai gereja. Sebagai karya rekonsiliasi antara Allah dan manusia. 1. Paulus kembali menegaskan tentang permusuhan antara Allah dan manusia (21) 2. Keadaan jemaat setelah diperdamaikan dengan Allah, kudus (22). 3. Tugas jemaat harus bertekun di dalam iman.

P
Dlm 23 sebab itu kamu hrs bertekun dalam iman. Karna ajaran sesat telah berusaha utk menggeserkan aiman org2 kolose kepada Kristus kepada yang lain.

1. Menganggap filsafat lebih penting dari pd firman Tuhan 2:4,8 untuk mencapai kesempurnaan dan mendapat hikmat harus belajar dari filsafat hanya dapat dilafkukan oleh orang tertentu saja. I mengkontraskan dfengan mengatakan bhwa tiap orang dpt hikmat untuk mengenal Kristus. Krn di dalam Dia berada segala kepenuhan Allah 2:9

2. Memberi tempat istomewa kepada malaikat dan beribadaha kepada malaikat sehingga merendAhkan kedudukan Kristus. Paulus mengkontraskan dengan Kristus sebagai pencipta. 1:11 dikatakan kepenuhan Allah, Kristus adalah gambar Allah 1:15 yg menunjukksn keunikan dan keunggulanNya dari kuasa kegelapan, dari malaikat yg diciptakan. Kristus lebih tinggi dari semua yg diciptakan 1:16

3. Hal lahiriah lebih diutamakan daripada yg rohani seperti, hari raya, puss, bukan baru, sabbat. Yg membahayakan kemerdekaan di dalam Kristus. Paulus mengkontraskan dengan org yg pmercaya kepad Kristus yg bukan memperhatikan hal lahiriah tetapi hal rohani ygn akan membawa perubahan hidup.

Q
Paulus dalam bagian ini menekankan tiga karakteristik utama dalam Kristus:

1. The image of God. Berbeda dgn manusia sebagai ciptaan. Tapi kristus tidak diciptakan melainkan merupakan refleksi dari Allah sendiri. Dinyatakan dalam 16 ia juga sebagai pencipta. Jdi semua yang ada dalam dunia ini baik yg kelihatan maupun tidak kelihatan maka itu adalah untuk Tuhan.

2. Bahwasanya Dia itu sudah lebih dulu ada, yoh 1:1 ternyata memang benar Kristus adalah yg awal dan yang akhir. Ini utk melawan ajaran yg mengatakan bahwa Kristus hanya biasa2.

3. Dia adadlah pimpinan gereja baiak secara gereja maupun personal. Org harus sadar bahwa pemimpin dldm dhidupnya itu adalah Kristus. Mengutamakan Kristus itu berarti submit dan takluk kepada Allah

R
Manusia hanya dapat melihat dan memehami sesuatu yang diwujudkan dalam gambaran manusia sendiri. Untuk mengenal Allah maka Kristus mengenalkan dirinya pada manusia. Ia datang ke dalam dunia sebagia manusia amenebus waktun dan sejarah, bahkan menciptakan sejarah itu dalam kenyataan yang hakiki melalui dirinya. Orang boleh tidak percaya Yesus itu Tuhan, tetapi seluruh dunia mengakui Yesus pernah ada dalam sejarah. Oleh karena itu bagi orang percaya, tidak mungkin mengatakan tidak mengenal Allah di dalam Yesus.

S
Salah satu bukti pengenalan akan Allah adalah menyadari bahwa Allah telah melepaskan orang percaya dari kegelapan dan memindahkannya kedalam Kerajaan Terang, kerajaan Anak-Nya. Hal itu terjadi karena memang Allah bekerja melalui dan didalam Kristus: Ia menciptakan segala sesuatu baik yang dibumi dan disorga, yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan, singgasana maupun kerajaan, pemerintah mau pun penguasa, didalam Kristus. Sebagai gambar Allah yang tidak kelihatan, Kristus telah ada dari segala sesuatu dan Ia lebih utama dari segala yang diciptakan karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam didalam Dia. Tidak berhenti sampai disitu, Kristus juga adalah kepala tubuh, yakni jemaat, Ia juga adalah yang sulung dan yang pertama bangkit dari antara orang mati. Melalui dan didalam Kristus pulalah Allah memperdamaikan segala sesuatu baik yang dibumi maupun yang dengan diri-Nya. Dan jika jemaat telah diperdamaikan dengan Allah didalam Kristus, maka Paulus mendorong dan menasehatkan supaya mereka bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang dari pengharapan Injil. Dengan segala kenyataan yang telah ada dan juga karya-Nya yang mulia, maka Dia menjadi yang utama dalam segala sesuatu. Maka, sudahkah Kristus juga menjadi yang utama dalam hidup kita? Tidak ada kekuatan, kuasa atau apapun juga yang sanggup menggantikan keutamaan Kristus karena hanya didalam Dialah Allah menyatakan kepenuhan-Nya. Karena itu, jadikanlah Kristus sebagai yang utama dalam hidup kita dengan jalan meng kuduskan-Nya dalam hati kita sebagai Tuhan (1 Petrus 3:15). 

T
Jika kita senantiasa memelihara dan meprioritaskan Tuhan melalui doa, pujian dan penyembahan di dalam roh dan kebenaran sebagai kebutuhan mutlak. Maka akibat dari hubungan tersebut akan mengubah kehidupan kita. Jika hubungan kita dengan Tuhan sudah terbangun maka, kita akan dengan mudah mendapatkan petunjuk dari Tuhan 
mengenai langkah dan strategi yang harus kita kerjakan. Kita akan mendapat suatu kekuatan dan keberanian bertindak yang muncul di dalam hati kita sebagai akibat dari persekutuan kita dengan Tuhan sekalipun hal itu bertentangan dengan nalar atau logika kita, tetapi kita berani memilih untuk menjalankan apa yang menjadi kehendak Tuhan.

U
1. KRISTUS ADALAH TUHAN YANG MENJADI MANUSIA
* Gambar Allah
Segala kesempurnaan dan kemuliaan Allah ada pada Kristus
Seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Kristus
* Yang Sulung
Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu karena, di dalam Dia Telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi.

2. KRISTUS ADALAH SATU-SATUNYA JURUSELAMAT
* Mendamaikan Manusia dengan Allah
* Membenarkan Manusia di hadapan Allah (Manusia menjadi kudus tak 
bercacat cela dihadapan Allah

3. KRISTUS ADALAH ALASAN UTAMA MANUSIA HIDUP
* Bertekun Dalam Iman
* Tetap Teguh & Tidak Tergoncangkan
* Kristus harus menjadi segala sgalanya (yang terutama)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India